Resmi! Samsung Menarik Peredaran Samsung Galaxy Note 7 di Seluruh Dunia

Samsung Secara Resmi menarik peredaran Samsung Galaxy Note 7 di seluruh dunia karena masalah cacat baterai . Samsung secara mengejutkan melakukan penarikan (recall) Samsung Galaxy Note 7 di seluruh dunia, hal itu terjadi lantaran terdapat masalah di baterai Samsung Galaxy Note 7. Terdapat laporan yang menyebutkan baterai Samsung Galaxy Note 7 meledak saat diisi ulang. Dilansir dari Yonhap, surat kabar terbitan Korea Selatan melaporkan terdapat 5 kasus diseluruh dunia baterai Galaxy Note 7 yang meledak saat diisi ulang. Berbagai foto beredar di internet memperlihatkan hal tersebut. Seorang Pengguna Samsung Galaxy Note 7 di korea Selatan yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan pada situs CNNMoney “Dia tiba-tiba terbangun di tengah malam ketika dia mencium bau yang terbakar” Dia melihat Galaxy Note 7 kepunyaannya telah meleleh dan dia memfoto kejadian tersebut dengan menggunakan ponsel lamanya Samsung Galaxy Note 2 dan diunggah secara online.

Kejadian Samsung Galaxy Note 7 terbakar juga dialami oleh pengguna dari Tiongkok, dia mengunggah foto pablet Galaxy Note 7 yang hangus terbakar setelah diisi ulang. Dalam sekejap foto tersebut menjadi viral dan menjadi perbincangan netizen. Foto tersebut memperlihatkan bagian kiri dari body Samsung Galaxy Note 7 hangus gosong terbakar.

Samsung Galaxy Note 7 Terbakar karena Masalah Baterai
Samsung Galaxy Note 7 Terbakar karena Masalah Baterai

Baterai Samsung

Pihak Samsung mengatakan “hanya” terdapat 24 buah dari 1 juta Samsung Galaxy Note 7 yang terjual yang mengalami masalah error baterai dan jumlah tersebut saat ini meningkat hingga 35 buah. Dalam pernyataan resminya, Samsung mengatakan :

“Samsung berkomitmen memproduksi Produk yang berkualitas tinggi dan kami akan mengambil tanggung jawab setiap laporan kecelakaan dari customer kami secara serius. Menanggapi kejadian baru–baru ini kasus Samsung Galaxy Note 7 kami telah melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan menemukan masalah pada sel baterai.”

Atas kejadian terbakarnya baterai Samsung Galaxy Note 7 membuat pihak Samsung melakukan penarikan (recall) terhadap seluruh Samsung Galaxy Note 7 baik yang sudah beredar maupun yang berada di Store Samsung. Proses tersebut diperkirakan memakan waktu satu hingga 2 minggu. Nantinya konsumen memperoleh unit baru Samsung Galaxy Note 7.

Samsung Galaxy Note 7
Samsung Galaxy Note 7

Seorang Pejabat resmi Samsung yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan pada Yonhap News :

“Produk yang terpasang dengan akun baterai bermasalah kurang dari 0,1 persen dari seluruh volume produk dijual. Masalahnya bisa hanya diselesaikan dengan mengubah baterai, tapi kami akan datang dengan langkah-langkah yang meyakinkan untuk konsumen kami.”

Beberapa bentuk penyelesaian kasus baterai Samsung Galaxy Note 7 dilakukan diantaranya untuk pasar negara U.S Samsung sedang mengupayakan perundingan dengan Verizon. Di negara Korea Selatan Samsung saat ini telah menghentikan pengiriman Samsung Galaxy Note 7 kepada 3 operator besar yaitu SK Telecom, KT dan, LG Uplus . Sedangkan untuk pasar Indonesia, Pihak Samsung Indonesia akan mengembalikan secara utuh uang customer (refund) yang telah melakukan pre-order Samsung Galaxy Note 7 sebelumnya. Selain itu, untuk mengurangi kekecewaan pelanggan di Indonesia, Samsung Indonesia akan memberikan kompensasi special berupa sebuah voucher belanja Rp 1 juta dan sebuah cash back senilai Rp 2 juta untuk pembelian Samsung Galaxy Note 7 selanjutnya apabila pelanggan ingin melakukan pembelian lagi. Samsung saat ini sudah membuka pelayanan khusus untuk proses refund Samsung Galaxy Note 7 melalui Call Center Samsung Indonesia di 0-800-112-8888 atau melalui telepon ke (021) 5699-7777 selain itu sobat techkhalifa bisa melakukan secara live chat di situs resmi Samsung Indonesia.

Hal itu sesuai dengan pernyataan pejabat Samsung berikut ini

“Kami mengakui ketidaknyamanan ini di pasar tetapi ini adalah untuk memastikan bahwa Samsung terus memberikan produk dengan kualitas terbaik kepada pelanggan kami. Kami bekerja sama dengan mitra kami untuk memastikan pengalaman penggantian adalah sebagai hal nyaman dan seefisien mungkin.”

Akibat Penarikan Samsung Galaxy Note 7

Insiden Samsung Galaxy Note 7 yang mengalami kerusakan mengakibatkan kerugian terhadap Samsung salah satunya adalah penurunan harga Saham Samsung SDI, pabrikan anak perusahaan Samsung pembuat baterai Samsung Galaxy Note 7 mengalami penurunan 6,06 persen pada kamis (01/09/2016) kemarin dibanding sehari sebelumnya. Sedangkan harga saham Samsung Electronics dan Samsung Electro-Mechanics juga mengalami penurunan masing-masing sebesar 2,4 persen dan 2,26 persen.

Informasi yang kami dapat, Sel baterai Samsung Galaxy Note 7 diproduksi oleh Samsung SDI sedangkan untuk produksi kemasan dikontrakkan kepada pihak ITM SemiConductor. Laporan kerusakan Samsung Galaxy Note 7 yang kami kutip dari tekno.kompas.com sampai saat ini terjadi hanya pada baterai yang dikemas oleh ITM Semiconductor.

Pejabat Executive Samsung menolak memberikan komentar saat ditanya berapa biaya yang dikeluarkan untuk proses penarikan (recall) Samsung Galaxy Note 7. Penarikan produk cacat Samsung Galaxy Note 7 (recall) tentu sangat memukul pihak Samsung, tercatat sejak diluncurkan pada 19 Agustus 2016 Samsung Galaxy Note 7 sudah terjual lebih dari 400.000 unit di negara asalnya Korea Selatan. Samsung juga telah menjual sebanyak 2,5 juta unit Galaxy Note 7 di sepuluh negara.

Koh Dong Jin, Presiden Samsung Mobile Communications Business membungkuk saat konferensi press.
Koh Dong Jin, Presiden Samsung Mobile Communications Business membungkuk saat konferensi press.

Kasus meledaknya baterai Galaxy Note 7 membuat Samsung kehilangan momentum untuk menjual Samsung Galaxy Note 7 lebih banyak lagi. Apalagi pesaing Samsung, Apple segera mengumumkan iPhone 7 dan iPhone 7S Pro minggu depan. Kemungkinan iphone seri terbaru tersedia di pasar tak lama setelah itu. Jika Samsung tidak segera menyelesaikan permasalahan cacat baterai Galaxy Note 7 bisa dipastikan Samsung akan kehilangan penjualan Samsung Galaxy Note 7 lebih banyak lagi.

Saat ini Samsung memiliki pangsa terbesar (22%) dari pasar smartphone global pada periode tiga bulan yang berakhir 30 Juni 2016, menurut perusahaan riset IDC. Sebagai perbandingan, Apple hanya memperoleh 12% dari market share secara global. Masih menurut IDC, Samsung diuntungkan dengan popularitas dari Seri Samsung Galaxy Sebelumnya Samsung Galaxy S7. Kehadiran Samsung Galaxy Note 7 diharapkan akan menjaga momentum penjualan Smartphone Samsung tetap berada di puncak di paruh ke dua tahun ini.

Samsung Galaxy Note 7 Review
Samsung Galaxy Note 7 Review

Sejauh ini Review Samsung Galaxy Note 7 mendapat nilai yang bagus, beberapa fitur terbarunya seperti fitur iris scanner yang memungkinkan pengguna untuk membuka telepon dengan mata mereka menjadi salah satu unggulan yang dimiliki Samsung Galaxy Note 7 dibanding kompetitor lain.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *